Resolusi 2018 dan Tips Mewujudkannya Agar Tak Sekedar Menjadi Wacana

Tak terasa sudah di penghujung tahun. Biasanya kalo sudah akhir tahun begini orang-orang mulai ramai menyiapkan sederet resolusi untuk satu tahun kedepan. Saya pun juga begitu, setiap tahun gak pernah absen menuliskan resolusi. Tujuannya si agar hidup lebih terarah dan bermakna. Iya, karena hidup gak cuma untuk main-main aja tapi banyak juga impian yang harus dicapai demi masa depan yang cerah. 

Walaupun gak semuanya tercapai, tapi setidaknya dengan menuliskan resolusi, kita bisa mengetahui apakah satu tahun ke belakang hidup kita penuh manfaat atau malah penuh kesia-siaan. Kan sayang kalo satu tahun penuh kesia-siaan, yang ada ujung-ujung nya hanyalah penyesalan. 

Setiap tahun saya rutin menulis resolusi di buku khusus. Sengaja bikin buku khusus untuk mencatat resolusi dari tahun ke tahun agar di akhir tahun nanti bisa di evaluasi kembali sehingga kekurangannya dapat diperbaiki di tahun berikutnya. 



Achievement


Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian - Pramoedya Ananta Toer
Quote diatas menjadi motivasi saya untuk terus belajar dan mengasah kemampuan menulis saya. Untuk itu saya membuat laman blog ini,  tujuannya agar saya bisa selalu termotivasi dan terus konsisten ngeblog. Selama menjadi blogger, baru sedikit pencapaian yang bisa saya raih. Diantaranya yaitu.. 



Pregnancy Diary : Review Kehamilan Bulan Kedelapan


Kehamilan saya sekarang sudah memasuki bulan ke-9. Alhamdulillah ya, masih kuat duduk buat ngeblog. Nanti kalo anak udah lahir, masih ada waktu buat ngeblog gak ya? Semoga aja masih bisa curi-curi waktu. Hehe.. 

Nah, mumpung saya masih bisa ngeblog, berikut ini saya review kehamilan saya dibulan ke-8. Bulan kedelapan ini saya hitung mulai dari minggu ke-32 sampai minggu ke-36 ya. 

Disclosure

mrs-dinastian.com adalah blog personal yang ditulis dan diedit oleh saya sendiri. Yang ditulis dalam blog ini hampir seluruhnya merupakan pengalaman dan pendapat pribadi. 

Blog ini menerima tawaran kerjasama advertorial dalam bentuk job review, sponsored post, content placement, giveaway atau kompetisi, iklan afiliasi dan bentuk kerjasama lainnya. Meskipun begitu konten, review, dan postingan di blog ini tidak selalu berisi konten yang dibayar. 

Semua postingan baik berbayar atau tidak saya tuliskan berdasarkan pengalaman pribadi, opini, dan hasil riset. Opini yang saya berikan terhadap produk dan jasa adalah jujur, berdasarkan pengalaman, dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Pemilik blog akan mendapatkan kompensasi berupa fee, produk, atau hal lain yang sudah disepakati. Untuk seluruh artikel kerjasama akan diberi label khusus dalam postingan atau judul sesuai jenisnya (advertorial atau content placement). 

Untuk klaim produk, penawaran, pertanyaan dan hal yang berkaitan dengan produk atau jasa harus ditujukan kepada pemilik produk dan jasa tersebut. Blog ini hanya memberikan opini dan review. 

Blog ini tidak memuat konten yang memicu perdebatan, SARA, pornografi, politik ataupun produk yang terlarang. Untuk pertanyaan mengenai blog ini silahkan menghubungi thyambelovers@gmail.com dan media sosial dibawah ini.
Twitter : @thya_ntr 
Instagram : tiia_widiastuti 
Facebook : Tiia Widiastuti

Pernyataan ini berlaku sejak Desember 2017.


Salam,


Ini Dia Rahasia Mengapa Kopi Kapal Api Jelas Lebih Enak

Kapal Api, jelas lebih enak
Kopi merupakan minuman populer dalam mengusir rasa kantuk. Rasa dan aromanya yang khas membuat ‘candu’ bagi siapa saja yang menikmatinya. Tak heran jika banyak sekali masyarakat yang hobi meminum kopi, seakan minum kopi sudah menjadi gaya hidup karena minuman tersebut sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari mereka. 

Bagi pecinta kopi, minuman hitam tersebut dipercaya dapat meningkatkan energi dan stamina sehingga aktivitas pun dapat dilakukan dengan baik. Bahkan beberapa orang mengaku merasa pusing atau tak enak badan jika tidak meminum kopi dalam sehari. Sehari tanpa menyeruput kopi, tubuh terasa hampa.. 


Pregnancy Diary : Belanja Perlengkapan Bayi - Suatu Kebahagiaan yang Haqiqi

Alhamdulillah kehamilan saya sudah masuk bulan ke delapan. Kata orang-orang, kalo kehamilan udah lewat 7 bulan itu udah boleh belanja-belanja perlengkapan bayi. Jadi lah saya happy walaupun badan mah rasanya gak karuan, mulai linu-linu, patah-patah, dengkul mau copot. Haha. 


Sebelum memulai perburuan, saya baca-baca dulu di blog tetangga tentang apa aja yang harus dibeli dan dimana toko perlengkapan bayi yang murah dan juga berkualitas. Daripada kalap ya kan? Mending di list dulu apa aja yang perlu dibeli. Maklum mamak-mamak baru, belum paham bener mana yang penting dan mana yang kurang penting. Hehe. 


Dengan Paket Pesawat dan Hotel dari Traveloka, Travelling #Jadibisa Lebih Hemat dan Tanpa Ribet


Di Era kekinian ini, travelling sudah menjadi kebutuhan pokok bagi banyak orang. Mulai dari anak-anak jaman now sampai mamak-mamak jaman now, semua hobi melakukan travelling, menjelajahi satu destinasi ke destinasi lainnya. 

Pregnancy Diary : Review Kehamilan Bulan Ketujuh


Assalamualaikum Trimester Ketiga, 
MasyaAllah gak berasa ya tinggal menghitung minggu. Rasanya udah gak sabar pengen ketemu dedek bayi. Penasaran si dedek mirip siapa ya nanti (?) Semoga aja ngambil yang bagus-bagus dari ibuk dan ayah nya yaa. Hehe.. 

Mau Belanja Lebih Hemat dan Dapatkan Super Cashback Saat Harbolnas? Ke ShopBack Aja..

Gak terasa ya, tahun 2017 udah mau abis aja. Itu artinya apa (?) Yak.. berarti gak lama lagi akan di gelar perayaan HARBOLNAS alias Hari Belanja Online Nasional. Buat calon mamak-mamak kayak aku, tentunya Harbolnas merupakan surga nya dunia. Gimana engga? Kebutuhan lagi banyak-banyak nya gini, terlebih lagi mau menyambut kehadiran malaikat kecil ditengah-tengah keluarga baru ku. So, dengan adanya Harbolnas, Aku bisa belanja sepuasnya dengan harga seminim-minimnya deh. Horayyy!! 

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Harbolnas ini akan digelar pada tanggal 12 Desember mendatang. Pastinya toko-toko online akan berlomba-lomba memberikan diskon besar-besaran dan juga promo-promo menarik. Wah, Surga banget kan? 


Review Buku : Happy Little Soul - Belajar Memahami Anak dengan Penuh Cinta

HAPPY LITTLE SOUL 
Belajar Memahami Anak dengan Penuh Cinta 

Penulis : Retno Hening Palupi 
Penerbit : Gagasmedia 
Jumlah halaman: xiv + 202 hlm 
ISBN: 978-979-780-886-0 

“Ndak apa-apa, itu namanya be-la-jar.” Atau, “Sorry...,” seru Kirana sambil tersenyum dengan tatapan mata teduhnya yang siapapun pasti tak bisa menolaknya. 
*** 

[REVIEW] Tes CPNS KEMENKUMHAM 2017 : Ketika Ibu Hamil Ikut Seleksi -

Assalamualaikum, Readers .. 

Kali ini mau berbagi cerita tentang pengalaman tes CPNS yang pendaftarannya dibuka bulan Juli lalu. Ya, kita semua tahu ya, bahwa Juli 2017 lalu ada 2 instansi yang membuka penerimaan CPNS yaitu Mahkamah Agung dan Kemenkumham. 

Awalnya sih saya kurang berminat untuk mendaftar CPNS di kedua instansi tersebut, karena saya yang basic-nya dari jurusan kimia ngerasa kurang cocok aja kerja disitu. “Mau jadi apa gue?” “emang anak kimia bisa kerja ditempat begitu?” pikir saya saat itu. 

Namun, setelah ditelisik lagi dan dibaca-baca lagi mengenai persyaratan dan juga formasi apa aja yang dibuka ternyata ada formasi untuk jurusan Kimia dengan jabatan sebagai Pemeriksa Hak Paten Pertama. Akhirnya saya pun ikut daftar, sekedar coba-coba. Ya tapi syukur-syukur sih bisa lolos. 

Pregnancy Diary : Review Kehamilan Bulan Keenam


Alhamdulillah bulan keenam sudah terlewati. Gak berasa tiga bulan lagi bakal launching bayik lucuk, jadi ibuk, ngurus anak. Sungguh tak pernah terbayang akan secepat ini. 

Baca Juga: 

Di bulan keenam ini, Alhamdulillah badan masih sehat-sehat aja, nafsu makan juga masih bagus meski mual datang lagi, tapi cuma di pagi hari aja saat bangun tidur udah pasti mual muntah dan (maaf) sampai keluar pait-paitnya gitu, tapi setelah adegan munmun selesai, perut langsung enak lagi rasanya, badan lebih seger dan langsung laper, nafsu makan terus deh sampe malem. Hihi.. 

Pregnancy Diary : Review Kehamilan Bulan Kelima


5 months

Gak jauh beda dari bulan ke-empat, bulan ini badan masih terjaga kebugarannya (gayak)

Pregnancy Diary : Review Kehamilan Bulan Keempat

Alhamdulillah trimester pertama berhasil dilalui. Drama mual muntah sudah berakhir. Badan mulai seger. Gak ada lagi lemes, lunglai, letih, lesu. Pekerjaan rumah seperti nyuci, nyetrika, beberes dan lain-lain juga sudah mulai di handle lagi. bahagiak.

Baca juga : Pregnancy Diary : Trimester Pertama (1-3 bulan)

Menurut Islam, di bulan ini, kandungan sudah ditiupkan nyawa/ruh. Berdasarkan hadist Rasulullah Saw. 
  “Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dipadukan bentuk ciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari (dalam bentuk mani) lalu menjadi segumpal darah selama itu pula (selama 40 hari), lalu menjadi segumpal daging selama itu pula (40 hari), kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, lalu ditetapkan baginya empat hal: rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta kesengsaraannya dan kebahagiaannya.” [Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu]

Maka itu, dibulan ini saya mengadakan tasyakuran 4 bulanan, untuk mendoakan si janin di dalam perut. (review nya nanti ya, hehe). 

Masuk di bulan ke-empat, hati rasanya happy sekali. Saya udah mulai bisa keluar rumah, jalan-jalan ke mall, makan nonton. Ah, bahagia sekali. 

Pregnancy Diary : Trimester Pertama (1-3 Bulan)

Setelah tau hamil, Saya jadi lebih hati-hati dalam beraktivitas. Gak berani pergi-pergian jauh, naik turun tangga dan juga cuti ngerjain pekerjaan rumah. Ini karena badan emang gak kuat banget sih. Saya baru tau rasanya hamil ternyata se-“nikmat” ini yaa..

Baca Juga: Aku Hamil (?)

Bulan Pertama 
Di bulan pertama, nafsu makan saya jauh berkurang dari hari biasanya, makan cuma dua sendok aja udah eneg. Badan alergi, biduran bentol-bentol sekujur tubuh bahkan sampe ke muka juga (katanya sih, pengaruh hormon hamil, jadi badan masih beradaptasi). Badan sangat lemah tak berdaya kayak orang sakit tipes, dan yang agak parahnya mual kalo deket-deket suami (maapin yaak pak suami, ini bukan mau nya akuu)

Pregnancy Diary : Aku Hamil (?)

Yas, akhirnya ngeblog lagi.. 

Kemaren-kemaren gak kuat ngeblog. Badan lunglai, lemes rapuh tak berdaya karena didera morning sick di tiga bulan pertama. Iya, Alhamdulillah, tiga minggu pasca menikah saya dinyatakan positif hamil. Terharu sekali rasanya, bahagia, mau nangis, campur aduk. 

Awalnya saya gak menyadari kalo sedang hamil. Tapi ya emang, semenjak pulang honeymoon badan jadi rapuh banget, gampang capek dan sakit-sakitan. Lemes, lunglai, mual, gak doyan makan. Akhirnya saya pun ke dokter, ternyata tensi rendah banget (80/60), karena saya bilang ke dokter kalo saya mual-mual dan sempet muntah juga, maka dikasih lah saya obat magh (belum menyadari kalo hamil)

Honeymoon Ke Kota Batu, Malang (Part 3) : Coban Rais dan Alun-Alun Kota Batu


Rabu, 22 Februari 2017 

Pagi sehabis sarapan, kami langsung siap-siap untuk menuju coban rais. Kali ini gue pengen berwisata alam. Sebenernya deket dari hotel ada wisata yang hitz juga. Iya, jatim park maksudnya, tapi entah kenapa gue gak tertarik buat kesana dan malah cari tempat wisata yang jauh dari hotel. 

Untuk menuju kesana, kami naik grab car (lagi), biaya nya cuma 30K. Yeayy.. murah. Perjalanan nya cukup jauh. Kira-kira sekitar 30 menit baru sampai di lokasi. Sampai di lokasi, langsung menuju loket untuk beli tiket masuk ke coban rais. Harga tiket Rp 10.000/orang. 


Honeymoon ke Kota Batu, Malang (Part 2) : Museum Angkut dan Batu Night Spektakuler (BNS)

...Lanjut dari postingan sebelumnya 

Setelah puas menikmati suasana hotel, keesokannya kami langsung meluncur mengunjungi wisata di daerah Batu. Gak banyak wisata yang bisa kami kunjungi karena keterbatasan waktu dan juga cuaca yang kurang mendukung sehingga kami lebih banyak menghabiskan waktu di hotel. 
Selasa, 21 Februari 2017 

Destinasi pertama yang kami kunjungi adalah Museum Angkut. Dari awal memang kami sudah berencana untuk mengunjungi museum angkut, karena rasanya belum afdol ke malang kalo belum berkunjung kesana. Tempat nya bikin penasaran karena hitz banget di social media.


Honeymoon ke Kota Batu, Malang (Part 1) : Review "Riverstone Cottage & Hotel" -

Tepat satu hari pasca menikah, gue dan suami langsung cus berangkat ke malang buat honeymoon. Padahal kemarinnya acara resepsi baru kelar jam 9 malem, tapi besokannya jam 9 pagi gue udah cus terbang ke malang. Capek sih? Banget, tapi rasa capeknya kalah sama rasa excited buat honeymoon. 
Senin Pagi, 20 Feb 2017 

sekitar Jam 9 gue pesen grab car buat berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta. Enak ya sekarang ada transportasi online, kemana-mana jadi gampang gak perlu ngerepotin orang minta anter kesana-kesini. 

Review : Balada Cetak Undangan Pernikahan

Setelah dapet vendor souvenir yang cucok. Cucok dikantong. Hal selanjutnya yang gue lakuin adalah mencari vendor undangan. Sama seperti souvenir, gue cari-cari vendor undangan di Instagram. Lucuk-lucuk banget undangan jaman sekarang ya, design nya kekinian dan.. harga nya juga kekinian sih. Bisa bikin gue jadi gelandangan pasca menikah. -_-

Baca juga : Hunting Souvenir Pernikahan

Selain di Instagram, gue juga survei vendor undangan di daerah Rawamangun dan juga di deket rumah. Tapi design nya gak ada yang sesuai, design jadul semua. Kaku. Kayak kanebo kering, udah gitu harganya mahal.


Review : Hunting Souvenir Pernikahan

Pasca lamaran Agustus lalu, hal utama yang saya pikirkan selain foto prewedding adalah mencari souvenir pernikahan. Iya, saya semangat banget cari souvenir nikah. Seneng aja gitu cuci mata liat souvenir yang lucu-lucu. 

Baca juga : 
Review Pre-wedding : Mandalawangi camping ground TNGPP
One Step Closer, Tia Dilamar -

Disela- sela jam kerja, saya hunting berbagai souvenir pernikahan di Instagram. Scroll sana scroll sini cari souvenir yang cucok dan juga pas di kantong. Tapi sayangnya, souvenir di Instagram ngga nyantumin harga, katanya sih demi menghindari persaingan tidak sehat. Alhasil, saya pun menghubungi beberapa vendor souvenir untuk tau harga nya. 

Dan ternyata ... Souvenir yang saya mau mahal bangets. Range harga souvenir yang saya incer sekitar 9rb-13rb. Sungguh, jauh diluar budget. kalo saya pesen seribu biji, bisa abis 13 juta sendiri buat souvenir doang. harus ngepet kemana lagi ya kan? #eh

Hunting Souvenir di Toko Alfiandra, Cipinang

Karena tau harganya yang cukup bikin kantong jebol, saya pun menurunkan kualifikasi souvenir yang sesuai dengan budget. Saya scroll-scroll lagi di instagram, tanya-tanya lagi sampe dapet yang pas di hati dan juga di kantong. 

Tapi, ngga puas sampai disitu aja, demi mencari harga yang semurah-murahnya dan kualitas barang yang sebagus-bagusnya, saya juga mencoba untuk hunting souvenir ke toko Alfiandra di daerah Cipinang, tentunya untuk membandingkan harga. Maklum, pada saat itu, sebagai calon pengantin harus irit. 

Kata nya sih, di toko Alfiandra murah-murah karena memang disitu pusat nya. Bahkan penjual souvenir di daerah Asemka atau Jatinegara ngambil barangnya dari Alfiandra (katanya). 

Saya tau toko ini dari review-review para capeng di blog. Tempatnya terpencil banget, tapi pengunjung nya rame bukan main. Disana banyak banget capeng-capeng yang pesan souvenir. Tempat nya enak sih adem, tapi barang-barang nya kurang tertata rapi, jadi ngebuat saya pusing. 


Toko Alfiandra, Cipinang


Toko Alfiandra, Cipinang

Si cami (Pada saat itu masih cami) naksir souvenir gelas stainless macem gelas gunung gitu, tapi harga nya lumayan mahal, untuk ukuran yang paling kecil harganya 6000/pcs belum sama kemasannya. Kalo saya sih, niat nya gak mau gelas karena udah pasaran banget.

Saya pengen kemoceng, karena kayaknya belum pernah ada, tapi doi gak setuju. Saya juga mau penjepit buku, lucuk banget sama lampu petromax mini, tapi lagi-lagi  gak disetujui. Prinsip saya dalam mencari souvenir yaitu yang gak pasaran dan tentu nya berguna. Kami memang agak pilih-pilih dalam mencari souvenir, karena saya pengen souvenir yang saya pilih bisa berkesan buat para tamu yang hadir nanti. 

Setelah liat-liat dan tanya-tanya harga, menurutsaya, harga di Alfiandra lebih mahal ketimbang harga online di instagram. Iya sih, vendor-vendor souvenir yang di Instagram kebanyakan berasal dari jawa tengah. Mungkin itu yang membuat harga nya menjadi lebih murah. Ahasil, setelah berbagai pertimbangan, kami pun pulang dan berencana untuk pesan online aja. 

Hunting Souvenir Secara Online di Instagram

Singkat cerita, setelah hunting harga di Instagram (lagi), saya nemu vendor souvenir yang harga nya pas di kantong. Lokasi nya ada di Jawa Tengah. Kalo mau cek bisa liat instagramnya @souvenir_gelas. Saya milih dua macam souvenir, yaitu 500 cangkir enamel (sesuai kemauan si cami), tapi saya juga suka sih, mencerminkan anak gunung banget, sesuai sama konsep prewed yang ala ala naik gunung dan juga 600 pisau dapur.

Pertama kali liat pisau ini saya langsung jatuh cinta karena kemasannya lucu dan saya rasa belum pernah ada sebelumnya yang ngasih souvenir pisau dapur. Keliatan galak sih ya ngasih pisau, tapi biarin lah yang penting saya sukak dan pastinya bermanfaat bangets. 

Begitu deal harga, saya langsung transfer DP. Pelayanan mbak nya juga bagus, namanya mbak Lia, dia ramah banget dan fast respon, pengerjaannya juga lumayan cepat. Tapi untuk cangkir enamel nya agak lama karena barang nya import. Hal ini membuat proses pengerjaan jadi terhambat sehingga barangnya nyampe agak telat (gak sesuai rencana) Tapi Alhamdulillah, H- 3 minggu sebelum hari pernikahan, souvenirnya udah dateng. Yeaayy, makasih yaa @souvenir_gelas 


Cangkir enamel + Pisau dapur
Suka banget sama cangkir enamel nya. Pisau nya juga lumayan sih, tapi kurang keker aja menurut saya, tapi bagus sih. Hehe. tapi intinya saya puas, Alhamdulillah.

-bye-

REVIEW Pre-Wedding: Mandalawangi Camping Ground TNGGP

Sejak dulu kala, jauh-jauh hari sebelum ada rencana untuk menikah, saya udah punya konsep resepsi pernikahan impian, termasuk ke dalamnya yaitu konsep untuk foto prewedding. Semenjak suka naik gunung pada tahun 2013 lalu, saya pun sudah mulai kepikiran konsep foto prewed. Ya, walaupun pada saat itu belum ada yang mengajak saya untuk menikah, tapi saya udah punya cita-cita tersendiri untuk foto prewed bersama pasangan nanti diatas gunung, atau paling engga ya pura-pura naik gunung lah ya sambil gendong keril. 

Dan akhirnya, terjadilah. Acara pernikahan sudah ditetapkan, koleksi foto-foto kami diatas gunung pun juga  udah lumayan banyak, maka saya pun berpikiran untuk pakai foto prewedd dari koleksi foto-foto yang udah ada aja. Biar HEMAT.

Baca juga : One Step Closer, Tia Dilamar

Tapi setelah diliat-liat lagi, kayaknya kurang greget gitu kalo pakai foto yang udah ada. Selain udah di upload di beberapa medsos, foto nya juga jadi gak surprise gitu. Alhasil, saya dan suami pun memutuskan untuk foto prewed. Ya, tentunya dengan tema yang sudah saya impikan sejak dulu kala. Horaaaayyy,,, goyang dumang dulu ah~ 

Lalu disusunlah agenda untuk melaksanakan prewed tersebut. Di prewed ini, saya gak pake vendor – vendoran buat fotografi prewedding. Pokoknya, prinsip prewed ini adalah hemat dan hasil memuaskan.  

Saya pilih tim prewed dari temen-temen kampus yang udah sangat pro di bidang fotografi. Terpilih lah mereka, the gengs kesayangan. 

Tim Prewed
Setelah dapet tim prewed, selanjutnya yaitu menentukan lokasi untuk prewed. Berhubung musim hujan, sepertinya tidak memungkinkan untuk prewed diatas gunung. Okay, gak masalah, saya juga gak mau nyampe atas. Gak mau capek-capek sebelum nikah, yang penting dapet spot-spot yang sesuai sama konsep aja. 

Singkat cerita, akhirnya ditetapkanlah lokasi prewed, yaitu di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas. Disana bisa dapet spot naik gunung dengan trekking menuju gunung Gede-Pangrango, lalu spot camping di Bumi Perkemahannya.

Pengalaman Foto Prewedding di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas

Jumat, 25 November 2016 
Jumat malam, sepulang kerja, saya dan tim berangkat menuju Cibodas. Kami berangkat sekitar jam 1 pagi dan sampai di cibodas tepat subuh. 

sebelum berangkatss

Sabtu, 26 November 2016 
Setelah beres-beres dan sarapan serta pemanasan untuk foto prewed, kami segera packing untuk trekking menuju gunung gede-pangrango (arah curug cibereum). Kami gak trekking sampai ke gunung gede nya sih. Jangankan sampai gunung gede, ke curug cibeurem nya aja juga ngga sampai. Kami hanya ambil spot foto sampai di jembatan gayonggong aja (sebelum curug). 

maaciw gengs

dan berikut hasil foto prewed di spot trekking







Selesai ambil spot trekking, kami langsung menuju ke Bumi Perkemahan Mandalawangi. Saat itu hujan turun lumayan deras, sehingga kami memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu di warung sekitar sana sekaligus mandi dan beres-beres. Ba’da ashar kami baru masuk ke Perkemahan Mandalawangi, memilih lokasi yang pas, persiapan, pasang tenda dan lain-lain.

kami baru selesai mendirikan tenda saat adzan magribh. Alhasil, gak sempat untuk ambil spot camping di sore itu. Untungnya di malam hari cuaca sangat mendukung. Alhamdulillah cuaca cerah sehingga bisa ambil spot api unggun. 





Minggu, 27 November 2016 
Pagi setelah sarapan, kami mengambil spot camping yang tertunda kemarin sore. Ya, alhasil jadwal pulang ke rumah pun menjadi mundur. Tapi gakpapa, yang penting hasil foto nya memuaskan. 



(hasil foto camping) 

Selesaiiiii ... Akhirnya foto prewed sesuai konsep yang diimpikan terlaksana. Foto prewed yang cukup hemat tapi hasil memuaskan. Iya, hemat banget menurut saya karena hanya mengeluarkan biaya transportasi, makan, biaya masuk cibereum (18.000/orang) dan biaya masuk perkemahan mandalawangi (27.500/orang). Foto prewed dapet, refreshing nya juga dapet.

“Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?” 

Maaciw ya gengs semuanya, jangan kapok dimintain tolong lagi yaa. *mata genit

Mt. Pelaminan, 1902 mdpl -

Alhamdulillah, setelah pendakian selama 5 tahun akhirnya sampai juga di titik pencapaian ini. Ya, sebut saja titik pencapaian ini adalah “Puncak Pelaminan”

Minggu, 19 Februari 2017, setelah proses “Saya terima nikah nya” diucap, setelah pak penghulu menyatakan “SAH” saya pun resmi menjadi Mrs. Neo Dinastian. Iyak, setelah pendakian panjang dan melelahkan selama lima tahun lamanya, akhirnya SAH juga, Akhirnya halal juga. Bahagia sekaligus sedih, terharu, seneng, semua rasa campur aduk jadi satu.






Mrs. Neo Dinastian

Catatan Hati Bukan Seorang Freshgraduate, Pindah Kerja-

Masih lanjut di postingan galau-galauan gue sebagai seorang freshgraduate tempo lalu, akhirnya sekarang gue dapet pekerjaan baru, yang sepertinya, sesuai bidang.

Baca juga : Catatan Hati Seorang Freshgraduate, Sebuah Pengalaman Pertama

Dulu, 2 tahun lalu, gue melalui hari-hari penuh perjuangan sebagai seorang freshgraduate. Iya, perjuangan untuk dapet pekerjaan pertama gue. Gue merasakan jatuh bangun keadaan karena tak kunjung dapet pekerjaan yang sesuai bidang yang gue impikan.